Supplier Sapi Perah Murah di Boyolali

Pemilihan Bibit Sapi Perah

Ada tiga hal penting yang harus diperhatikan dalam pemeliharaan budidaya sapi perah yang saling terkait satu sama lain diantaranya pemeliharaan (budidaya), pakan dan pembibitan. Pemeliharan dan pakan yang baik tentu akan meghasilkan produksi yang baik dengan didukung pembibitan yang baik pula. Bibit sapi yang baik sangat penting untuk diperhatikan ketika akan melakukan budidaya sapi perah. Pemilihan bibit sapi perah meliputi pemilihan bibit dara yang nantinya akan menghasilkan produksi susu dan pemilihan bibit pejantan.

Pemilihan Bibit Dara

Syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh bibit sapi perah betina dewasa adalah:

(a) produksi susu tinggi,

(b) umur 3,5-4,5 tahun dan sudah pernah beranak,

(c) berasal dari induk dan pejantan yang mempunyai keturunan produksi susu tinggi,

(d) bentuk tubuhnya seperti baji,

(e) matanya bercahaya, punggung lurus, bentuk kepala baik, jarak kaki depan atau kaki belakang cukup lebar serta kaki kuat,

(f) ambing cukup besar, pertautan pada tubuh cukup baik, apabila diraba lunak, kulit halus, vena susu banyak, panjang dan berkelok-kelok,puting susu tidak lebih dari 4, terletak dalam segi empat yang simetris dan tidak terlalu pendek,

(g) tubuh sehat dan bukan sebagai pembawa penyakit menular, dan

(h) tiap tahun beranak.

Pemilihan Bibit Pejantan

Pejantan yang baik harus memenuhi kriteria sebagai berikut:

(a) umur sekitar 4-5 tahun,

(b) memiliki kesuburan tinggi,

(c) daya menurunkan sifat produksi yang tinggi kepada anak-anaknya,

(d) berasal dari induk dan pejantan yang baik,

(e) besar badannya sesuai dengan umur, kuat, dan mempunyai sifat-sifat pejantan yang baik,

(f) kepala lebar, leher besar, pinggang lebar, punggung kuat,

(g) muka sedikit panjang, pundak sedikit tajam dan lebar,

(h) paha rata dan cukup terpisah,

(i) dada lebar dan jarak antara tulang rusuknya cukup lebar,

(j) badan panjang, dada dalam, lingkar dada dan lingkar perut besar, serta

(k) sehat,bebas dari penyakit menular dan tidak menurunkan cacat pada keturunannya.

aqiqah catering

aqiqah catering

Jenis-jenis Sapi
(Sapi PO, Limousin, Bali, Brahman, Simmental, BX, dsb)

 

1. Sapi LIMOUSIN (Diamond Limousine) 

Sapi Limousin kadang disebut juga Sapi Diamond Limousine (termasuk Bos Taurus), dikembangkan pertama di Perancis, merupakan tipe sapi pedaging dengan perototan yang lebih baik dibandingkan Sapi Simmental.

Secara genetik Sapi Limousin adalah sapi potong yang berasal dari wilayah beriklim dingin, merupakan sapi tipe besar, mempunyai volume rumen yang besar, voluntary intake (kemampuan menambah konsumsi di luar kebutuhan yang sebenarnya) yang tinggi dan metabolic rate yang cepat, sehingga menuntut tata laksana pemeliharaan lebih teratur.

Sapi jenis limousin ini merupakan salah satu yang merajai pasar-pasar sapi di Indonesia dan merupakan sapi primadona untuk penggemukan, karena perkembangan tubuhnya termasuk cepat, bisa sampai 1,1 kg/hari saat masa pertumbuhannya.
Sapi lainnya yang juga merajai pasar-pasar sapi adalah Sapi PO dan Sapi Bali.
Sapi jenis limousin ini SUDAH diternakkan di DOMPI.

2. Sapi PO (Peranakan Ongole) 

Sapi PO (singkatan dari Peranakan Ongole), di pasaran juga sering disebut sebagai Sapi Lokal atau Sapi Jawa atau Sapi Putih.
Sapi PO ini hasil persilangan antara pejantan sapi Sumba Ongole (SO) dengan sapi betina Jawa yang berwarna putih. Sapi Ongole (Bos Indicus) sebenarnya berasal dari India, termasuk tipe sapi pekerja dan pedaging yang disebarkan di Indonesia sebagai sapi Sumba Ongole (SO).

Warna bulu sapi Ongole sendiri adalah putih abu-abu dengan warna hitam di sekeliling mata, mempunyai gumba dan gelambir yang besar menggelantung, saat mencapai umur dewasa yang jantan mempunyai berat badan kurang dari 600 kg dan yang betina kurang dari 450 kg.

Bobot hidup Sapi Peranakan Ongole (PO) bervariasi mulai 220 kg hingga mencapai sekitar 600 kg.

Saat ini Sapi PO yang murni mulai sulit ditemukan, karena telah banyak disilangkan dengan sapi Brahman. Oleh karena itu sapi PO sering diartikan sebagai sapi lokal berwarna putih (keabu-abuan), berkelasa dan gelambir.

Sesuai dengan induk persilangannya, maka Sapi PO terkenal sebagai sapi pedaging dan sapi pekerja, mempunyai kemampuan adaptasi yang tinggi terhadap perbedaan kondisi lingkungan, memiliki tenaga yang kuat dan aktivitas reproduksi induknya cepat kembali normal setelah beranak, jantannya memiliki kualitas semen yang baik.

Keunggulan sapi PO ini antara lain : Tahan terhadap panas, tahan terhadap ekto dan endoparasit; Pertumbuhan relatif cepat walau pun adaptasi terhadap pakan kurang; Prosentase karkas dan kualitas daging baik.

Sapi PO ini SUDAH diternakkan di semarang, dan menjadi salah satu primadona utama, relatif paling banyak dicari di pasaran.

3. Sapi BALI 

Sapi Bali (Bos Sondaicus) adalah sapi asli Indonesia hasil penjinakan (domestikasi) banteng liar yang telah dilakukan sejak akhir abad ke 19 di Bali, sehingga sapi jenis ini dinamakan Sapi Bali.

Sebagai “mantan” keturunan banteng, sapi Bali memiliki warna dan bentuk persis seperti banteng. Kaki sapi Bali jantan dan betina berwarna putih dan terdapat telau, yaitu bulu putih di bagian pantat dan bulu hitam di sepanjang punggungnya.
Sapi Bali tidak berpunuk, badannya montok, dan dadanya dalam.

Sapi Bali jantan bertanduk dan berbulu warna hitam kecuali kaki dan pantat. Berat sapi Bali dewasa berkisar 350 hingga 450 kg, dan tinggi badannya 130 sampai 140 cm. Sapi Bali betina juga bertanduk dan berbulu warna merah bata kecuali bagian kaki dan pantat. Dibandingkan dengan sapi Bali jantan, sapi Bali betina relatif lebih kecil dan berat badannya sekitar 250 hingga 350 kg.

Sewaktu lahir, baik sapi Bali jantan maupun betina berwarna merah bata. Setelah dewasa, warna bulu sapi Bali jantan berubah menjadi hitam karena pengaruh hormon testosteron. Karena itu, bila sapi Bali jantan dikebiri, warna bulunya yang hitam akan berubah menjadi merah bata.

Keunggulan sapi Bali ini antara lain : Daya tahan terhadap panas tinggi; Pertumbuhan tetap baik walau pun dengan pakan yang jelek; Prosentase karkas tinggi dan kualitas daging baik; Reproduksi dapat beranak setiap tahun.
Sapi Bali ini SUDAH diternakkan di semarang, dan menjadi salah satu primadona, karena digemari masyarakat.

4. Sapi BRAHMAN 

Sapi Brahman adalah keturunan sapi Zebu atau Boss Indiscuss. Aslinya berasal dari India kemudian masuk ke Amerika Serikat (AS) pada tahun 1849 dan berkembang pesat disana. Di Amerika Serikat, sapi Brahman ini dikembangkan, diseleksi dan ditingkatkan mutu genetiknya. Setelah berhasil, jenis sapi ini diekspor ke berbagai negara. Dari AS, sapi Brahman menyebar ke Australia dan kemudian masuk ke Indonesia pada tahun 1974. 

Sapi Brahman relatif tahan terhadap penyakit dan mempunyai variasi wana kulit yang beragam dari yang berwarna putih, coklat sampai yang kehitaman, Brahman memiliki kualitas karkas yang bagus.

Ciri khas sapi Brahman adalah berpunuk besar dan berkulit longgar, gelambir dibawah leher sampai perut lebar dengan banyak lipatan-lipatan. Telinga panjang menggantung dan berujung runcing. Sapi ini adalah tipe sapi potong terbaik untuk dikembangkan.

Persentase karkasnya 45-50%. Keistimewaan sapi ini tidak terlalu selektif terhadap pakan yang diberikan, jenis pakan (rumput dan pakan tambahan) apapun akan dimakannya, termasuk pakan yang jelek sekalipun. Sapi potong ini juga lebih kebal terhadap gigitan caplak dan nyamuk serta tahan panas. Sapi jenis ini belum diternakkan di semarang.

5. Sapi BX (Brahman cross) 

Sapi BX (Brahman Cross), adalah ternak sapi hasil domestikasi/penjinakan sapi Brahmanyang dikembangkan di Amerika dan Australia dan disilangkan dengan berbagai jenis sapi lainnya, seperti sapi Shorthorn, sapi Santa Gertrudis, Droughmaster, Hereford, Simmental, dan sapi LimousinHasil silangan ini kemudian disilangkan lagi dengan sapi Brahman sehingga campuran darah dalam setiap keturunan sangat bervariasi.

Model yang diterapkan dalam pelaksanaan pengembangan sapi Brahman Cross adalah menghasilkan ternak sapi yang memiliki pertumbuhan baik dan tahan terhadap iklim tropis serta tahan terhadap penyakit/hama penyebab penyakit, kutu dan tunggau.

Oleh karena itu, sapi ini cocok dikembangkan di Indonesia yang beriklim tropis.

Warna kulit sapi ini sangat bervariasi antara lain putih abu-abu, hitam, coklat, merah, kuning, bahkan loreng seperti harimau. Pasar tradisional tertentu masih ada yang “fanatik” dengan warna kulit, sehingga dengan banyaknya variasi warna kulit sapi ini bisa memenuhi selera tiap-tiap pasar yang cenderung masih spesifik.

Sapi Brahman Cross mulai diimport Indonesia (Sulawesi) dari Australia pada tahun 1973. Pada tahun 1975, sapi Brahman cross didatangkan ke pulau Sumba dengan tujuan utama untuk memperbaiki mutu genetik sapi Ongole di pulau Sumba. Importasi Brahman cross dari Australia untuk UPT perbibitan (BPTU Sumbawa) dilakukan pada tahun 2000 dan 2001 dalam rangka revitalisasi UPT. Penyebaran di Indonesia dilakukan secara besar-besaran mulai tahun 2006 dalam rangka mendukung program percepatan pencapaian swasembada daging sapi.

Dengan pemeliharaan secara intensif yaitu dengan kandang yang sesuai dan pakan yang berkualitas serta iklim yang menunjang, sapi ini sangat bagus pertumbuhannya. Average Daily Gain (ADG) Brahman Cross berkisar antara 1,0 – 1,8 kg/hari. Bahkan dalam kondisi tertentu bisa mencapai 2 kg/hari. Dibandingkan dengan sapi lokal terutama PO (Peranakan Ongole) yang ADG nya hanya berkisar 0,4 – 0,8 kg/hari tentunya sapi ini lebih menguntungkan untuk fattening (penggemukan).

Karkas Brahman Cross bervariasi antara 45% – 55% tergantung kondisi sapi saat timbang hidup dan performance tiap individunya. Pemeliharaan ideal untuk fattening adalah selama 60-70 hari untuk sapi betina, sedangkan untuk jantannya antara 80-90 hari, karena apabila digemukkan terlalu lama maka perkembangannya akan semakin lambat dan akan terjadi perlemakan dalam daging (marbling) yang hal ini di pasar lokal (RPH) tradisional kurang disukai oleh customer.

Dari berbagai keunggulan tersebut di atas, dewasa ini di Indonesia terutama di wilayah Jawa Barat dan Sumatera banyak bermunculan Feedlot yang secara intensif menggemukan sapi Jenis Brahman Cross ini. Sapi jenis ini belum diternakkan

6. Sapi SIMMENTAL (METAL) 

Sapi Simmental di kalangan peternak populer dengan nama Sapi Metal, dan sebagian peternak atau pedagang sapi kadang salah kaprah dengan menyebutnya sapi limousin, bahkan ada yang menyebut sapi Brahman.

Sapi Simmental (juga termasuk Bos Taurus), berasal dari daerah Simme di negara Switzerland (Swiss), namun sekarang berkembang lebih cepat di benua Amerika, serta di Australia dan Selandia Baru (New Zealand). Sapi ini merupakan tipe sapi perah dan pedaging.

Sapi jantan dewasanya mampu mencapai berat badan 1150 kg sedang betina dewasanya 800 kg. Secara genetik, sapi Simmental adalah sapi potong yang berasal dari wilayah beriklim dingin, merupakan sapi tipe besar, mempunyai volume rumen yang besar, voluntary intake (kemampuan menambah konsumsi diluar kebutuhan yang sebenarnya) yang tinggi dan metabolic rate yang cepat, sehingga menuntut tata laksana pemeliharaan yang lebih teratur. Sapi jenis ini SUDAH diternakkan di semarang.

7. Sapi MADURA 

Sapi Madura adalah salah satu sapi potong lokal yang asli Indonesia, pada awalnya banyak didapatkan di Pulau Madura, namun sekarang sudah menyebar ke seluruh Jawa Timur.

Sapi Madura pada mulanya terbentuk dari persilangan antara banteng dengan Bos indicus atau sapi Zebu, yang secara genetik memiliki sifat toleran terhadap iklim panas dan lingkungan marginal serta tahan terhadap serangan caplak.

Karakteristik sapi Madura sangat seragam, yaitu bentuk tubuhnya kecil, kaki pendek dan kuat, bulu berwarna merah bata agak kekuningan tetapi bagian perut dan paha sebelah dalam berwarna putih dengan peralihan yang kurang jelas; bertanduk khas dan jantannya bergumba

Ciri-ciri umum fisik Sapi Madura adalah : Jantan maupun betinanya sama-sama berwarna merah bata; Paha belakang berwarna putih; Kaki depan berwarna merah muda; Tanduk pendek beragam, pada betina kecil dan pendek berukuran 10 cm, sedangkanpada jantannya berukuran 15-20 cm; Panjang badan mirip Sapi Bali tetapi memiliki punuk walaupun berukuran kecil.

Secara umum, Sapi Madura memiliki beberapa keunggulan antara lain mudah dipelihara; Mudah berbiak dimana saja; Tahan terhadap berbagai penyakit; Tahan terhadap pakan kualitas rendah. Dengan keunggulan tersebut, Sapi Madura banyak diminati oleh para peternak bahkan para peneliti dari Negara lain. Sudah banyak Sapi Madura dikirim ke daerah lain.

Sapi dalam kehidupan masyarakat Madura, bukan hanya mempunyai tempat khusus di kehidupan para petani di Madura, Sapi Madura juga membawa pengaruh terhadap tradisi budaya yang memberikan efek positip terhadap kelestarian Sapi Madura ini. Sapi Madura berjenis kelamin jantan, dimanfaatkan sebagai “Sapi Kerapan” yang menjadi salah satu aset pariwisata penting di Pulau Madura. Sapi jenis ini belum diternakkan

8. Sapi BRANGUS
Sapi Brangus ini adalah persilangan betina Brahman dan pejantan Aberden Angus.
Sapi Brangus ini juga merupakan salah satu dari jenis BX (Brahman cross). 

Ciri-ciri sapi Brangus antara lain warna hitam, leher dan telinga pendek, punggung lurus, badan kompak dan padat, kaki kuat dan kokoh, komposisi darah 5/8 Angus dan 3/8 Brahman.

Keunggulan sapi Brangus antara lain tubuh besar dan kompak, pertumbuhannya cepat, berat badan dewasa di atas 900 kg, tahan terhadap iklim tropis dan pakannya sederhana. Sapi jenis ini tidak diternakkan

9. Sapi ABERDEEN ANGUS
Sapi Aberdeen Angus ini masuk di Indonesia melalui Selandia Baru, tapi awal mulanya berasal dari Skotlandia. 

Ciri-ciri sapi Aberdeen Angus antara lain warna hitam, leher dan telinga pendek, penuh bulu, punggung lurus, badan kompak dan padat, kaki kuat dan kokoh.

Keunggulan sapi Aberdeen Angus antara lain tubuh besar dan kompak, pertumbuhannya badan cepat, berat badan dewasa di atas 900 kg, tahan terhadap iklim dan pakan tropis. Sapi jenis ini tidak diternakkan .

10. Sapi ANGUS
Sapi Angus merupakan sapi yang mempunyai tingkat kualitas karkas yang sangat bagus, serta mempunyai ketahanan terhadap penyakit dan merupakan keturunan dari sapi Brahman. 

Sapi Angus ini masuk ke Indonesia melalui Selandia Baru.

Sapi ini juga mempunyai tingkat produktivitas dalam berkembang biak yang sangat bagus, dimana betinanya mempunyai kemampuan yang sangat bagus untuk berkembang biak dan menyusui anaknya.
Sapi Angus ini juga merupakan salah satu dari jenis BX (Brahman cross). Sapi jenis ini tidak diternakkan

11. Sapi SANTA GERTRUDIS
Sapi Santa Gertrudis ini adalah hasil persilangan antara pejantan Brahman dan betina shorthorn yang di kembangkan pertama kali di King Ranch Texas Amerika serikat tahun 1943. 

Sapi Santa Gertrudis ini masuk Indonesia mulai tahun 1973, bobot jantan dewasa di atas 900 kg dan betina di atas 725 kg. Sapi ini juga merupakan salah satu dari jenis BX (Brahman cross). Sapi jenis ini tidak diternakkandi DOMPI.

12. Sapi DROUGHMASTER
Sapi Droughmaster merupakan persilangan antara betina Brahman dan pejantan Shorthorn, dikembangkan di Australia dan jarang sekali kita jumpai di Indonesia. 

Sapi Droughmaster ini juga merupakan salah satu dari jenis BX (Brahman cross). Sapi jenis ini tidak diternakkan

13. Sapi SHORTHORN
Sapi Shorthorm ini dikembangkan di negara Inggris bagian utara. Bobot jantan dewasa di atas 1100 kg sedangkan bobot betina di atas 850 kg. 

Sapi Shorthorm berwarna merah coklat tua, putih, merah coklat tua dan putih. Mempunyai bentuk puting susu yang baik dan produksi susunya pun baik. Anaknya kecil, namun akan tumbuh dengan cepat besar. Kualitas dagingnya baik.

Sapi ini sebenarnya sebagai sapi perah. Di eksport dari Inggris ke Amerika pertama kali pada tahun 1780. Disebut juga sebagai sapi jenis DURHAM. Sapi jenis ini tidak diternakkan

14. Sapi BEEFMASTER
Sapi Beefmaster merupakan persilangan antara sapi Brahman, sapi Hereford, dan sapi Shorthorn yang dikembangkan pertama kali oleh Mr. Lasater. 

Kombinasi antara ketiga sapi tersebut menghasilkan sapi yang superior. Sapi Beer Master ini juga merupakan salah satu dari jenis BX (Brahman cross). Sapi jenis ini tidak diternakkan.

15. Sapi RED ANGUS
Sapi Red Angus tidak bertanduk, sangat mudah berkembang biak, dan cepat dewasa. Kualitas dagingnya sangat baik. 

Sapi Red Angus merupakan hasil kawin silang antara sapi asli di Aberdeenshire (Inggris) dengan sapi asli dari Angus (Skotlandia). Pertama di eksport ke benua lain tahun 1873. Sapi jenis ini tidak diternakkan

16. Sapi CHAROLAIS
Sapi Charolais ini dikembangkan di negara Perancis, warna bulu perak dan merupakan jenis paling besar di negara tersebut, sapi ini jarang di jumpai di pasar-pasar tradisional. 

Pertumbuhan badan sapi Charolais per hari mampu mencapai 1,3 kg (pada saat masa pertumbuhan). Sapi jenis ini tidak diternakkan di

17. Sapi FH (Friesian Holstein/Fries Holland)
Sapi Fresian (Fries) ini merupakan sapi penghasil susu paling utama di dunia. Sapi ini mempunyai produktivitas yang sangat baik.
Ini adalah Sapi pedhet yang berumur sekitar 3-4 bln yang harganya untuk saat ini bisa mencapai 8,5jt keatas. Semoga bisa menjadi gambaran harga untuk kawan-kawan yang ingin berbelanja sapi bakalan Metal

Lokasi : Kandang 


Lokasi : Kandang

 

aqiqah cateringaqiqah catering 

Selamat datang dan terimaksih telh berkunjung ke website ini. Pada postingan ini admin akan memberikan gambaran harga (kisaran/rata-rata) sapi di Wilayah Wonogiri khususnya dan di semarang ada umumnya.

PERINGATAN! Harga tidak mutlak dan sangat mudah berubahtergantung dari bentuk fisik dan kondisi saat pembelian serta tergantung pada kelihaian saat melakukan negosiasi.

  1. Harga bakalan Metal/lemusin/PO (Jantan) umur 4-6 bln Rp  7.000.000 – Rp 9.000.0000 .
  2. Harga bakalan Metal/lemusin/PO (Betina) umur 4-6 bln Rp  6.500.000 – Rp 8.000.0000
  3. Sapi Metal/lemusin/PO dewasa jantan dan betina Rp 9.000.0000 – Rp 20.000.0000
  4. Harga timbangan Jantan : Rp 50.000/kg dan betina : Rp 45.000/kg

 

aqiqah cateringaqiqah catering 


Usaha Supply dan Penggemukan sapi potong ke DKI Jakarta merupakan salah satu peluang usaha yang prospektif yang dapat dikembangkan. Hal ini dilatarbelakangi oleh semakin meningkatnya kebutuhan akan konsumsi daging di Jakarta. Menurut data dari Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, lebih dari 30.000 ekor sapi di DKI Jakarta yang dipotong setiap bulannya. Sementara pasokan sapi dari daerah sumber sapi potong baik impor dan lokal mulai berkurang jumlahnya. Hal tersebut mengakibatkan harga sapi naik dipasaran hingga angka 33.000-34.000/ kg berat hidup.

Salah satu sentra produksi sapi potong adalah wilayah Nusa Tenggara Timur. Daerah NTT didominasi oleh jenis sapi bali dan sapi ongole. Populasi Sapi di NTT tidak kurang dari 770.000 ekor, dengan rata-rata izin pengiriman keluar NTT mencapai 50.000-70.000 ekor/ tahun. Harga di NTT masih terbilang murah, yaitu berkisar 24.500/kg berat hidup. Oleh karena itu peluang usaha perdagangan dan penggemukan sapi dari NTT untuk dipasarkan ke pulau jawa khususnya JABOTABEK sangat prospektif dan Insya Allah menjanjikan.

ANALISIS PASAR

Target Pasar

Potensi usaha ternak sapi cukup menyebar merata di seluruh wilayah Indonesia. Pasar yang paling potensial untuk daging sapi adalah kota-kota besar seperti Bandung, Jakarta, dan wilayah Bodetabek. Namun demikian jumlah produksi tersebut masih belum memenuhi permintaan untuk pasar lokal sekalipun. Sehingga dalam rencana usaha ternak penggemukan sapi potong ini ditargetkan untuk mengisi kebutuhan pasar sapi bakalan dan sapi siap potong untuk rumah potong hewan (RPH).

Kebutuhan dan Proyeksi Pasar

Peluang peningkatan bisnis ternak sapi untuk pasar domestik sangat terbuka luas. Ternak sapi secara periodik memiliki permintaan yang tinggi yaitu menjelang Hari Raya Kurban. Selain itu ternak sapi juga dapat dikembangkan untuk pemenuhan kebutuhan konsumsi daging harian.

Target pemasaran sapi bakalan penggemukan adalah perusahaan feedlot sapi potong berskala besar, yang telah bermitra dan telah meminta untuk di supply adalah PT. PMU Bogor, PT. Karyana-Sukabumi, dan PT Agrisatwa-Tangerang, dengan total permintaan 3000 ekor/bulan.

Untuk sapi siap potong, targetnya adalah beberapa RPH, yang cukup intens adalah Bu Diana- RPH Cibinong, Pak Asnawi-RPH Cilangkap, H. Musthofa-RPH Sawangan, H. Ahmad dan Dedi- RPH Tapos Depok, dengan total permintaan 1500 ekor/bulan. Sehingga total kebutuhan mitra konsumen sejumlah 4500 ekor/bulan.

Pengiriman Sapi NTT_JAKARTA
Pengiriman Sapi NTT_JAKARTA

Proses Pengiriman Sapi Antar Pulau yang sudah dilakukan oleh Ternak Online.

Sapi Bali Siap Potong

Proses Seleksi Sapi Di Kandang Badan Karantina dan Kesehatan Hewan, NTT.

Kandang Sementara DI Kapal Kargo

Proses Pembuatan Kandang Sementara dan Pengecekan Kesehatan Ternak Di Atas Kapal Kargo sebelum Menuju Pulau Jawa.

ANALISIS KEUANGAN

Analisis Usaha Perdagangan Sapi Antar Pulau

(NTT-JABODETABEK)

Skema Perdagangan 100 ekor/ Bulan/Periode

Harga satuan Jumlah Ternak Total
Pendapatan 

-          Penjualan Ternak

-          (250 kg x Rp 33.000)

 

8.250.000

 

100

 

825.000.000

Pengeluaran
Harga Beli 250 kg x 24.500 6.125.000 100
Biaya Kapal 290.000 100
Biaya bongkar muat 90.000 100
Surat dinas dan karantina 60.000 100
Sewa kandang, pakan dan minum di karantina (14 hari) 140.000 100
Biaya pembuatan kandang dikapal 30.000 100
Biaya pakan dan minum dikapal 

(5 hari)

50.000 100
Biaya tenaga kerja dan pengawal ternak  2 orang (@45.000) 90.000 100
Biaya Operasional Pengawas dan Kesehatan Ternak 80.000 100
Transportasi ternak ke kandang penampungan 250.000 100
Biaya pakan pemulihan 70.000 100
Biaya lain-lain 125.000 100
Total Pengeluaran/ ekor 7.400.000 100 740.000.000
Laba Bersih / Bulan 

(Pendapatan-Total Pengeluaran)

85.000.000
Laba Bersih/ Ekor/ Bulan Rataan 850.000
Jika ditambah Penggemukan Sekitar 2-3 Bulan Laba Bersih dapat bertambah Rp.200.000-300.000/ Bulan/Ekor Rataan 250.000
Data diatas sesuai dengan kondisi pasar/Januari 2013-01-17

Harga nantinya mengikuti fluktuasi harga pasar

Mekanisme Bagi Hasil (Laba Bersih 85.000.000)

Manajemen : Investor (50:50)

Rp. 42.500.000 : Rp. 42.500.000

Insya Allah dengan Modal Rp. 740.000.000 Pendapatan Investor 42.500.000/bulan

Jika Investasi 10 ekor, maka pendapatan perbulan Insya Allah Rp. 4.250.000

Untuk akad perjanjian Investasi dapat dilakukan di depan notaris, agar semua pihak merasa aman dan nyaman dalam menjalankan usaha ini.

Ternak Online telah memulai usaha Trading Sapi selama 5 tahun, dan telah menyediakan infrastruktur berupa timbangan ternak digital di NTT, ear tag, sewa kandang karantina, sewa kandang penampungan dan kapal kargo untuk angkutan ternak dari NTT-Jabotabek. Sehingga yang diperlukan oleh Ternak Online adalah penambahan modal untuk memenuhi tuntutan pasar yang mencapai 4500 ekor/ bulan. Tahun 2013 Ternak Online memiliki target memenuhi permintaan pasar sejumlah 500 ekor/bulan dari sebelumnya 100 ekor/bulan. Hal tersebut masih jauh dari permintaan pasar yang mencapai 4500 ekor/bulan.

PENGIRIMAN

Kami akan selalu berusaha secepatnya mengirim pesanan anda setelah terjadi kesepakatan, baik harga sapi dan Transport. Maka dihari yang sama atau maksimal 1 hari setelah pembayaran, pesanan anda akan segera kami antar ke lokasi anda.

Untuk pemeliharaan dan penjagaaan sapi dari kandang kami hingga sampai ketempat anda, semua menjadi tanggung jawab penuh kami, sehingga jika ada sapi yang mati atau terluka saat dalam perjalanan maka pihak kami yang akan menanggungnya.

Kami semaksimal mungkin melayani Anda dengan baik.

Terimakasih

 

 

Leave a Reply

Testimoni
"alhamdulillah aqiqah anak saya terlaksana walau sedikit terlambat, terima kasih Aqiqahcatering.com "

Herman, Viktor

Selain bisa masak, bisa pesan dagingnya juga. Saya merasa terbantu. Insya Allah saya akan pesan lagi.

Ibu Eva, Bukit Dago

Saya merasa puas dengan aqiqahcatering.com. Apalagi daging kambingnya terasa empuk, gulainya enak, Pas sekali. Insya Allah saya akan pesan lagi.

Ibu Rita Subagyo, Bumi Serpong Damai

kemarin saya memesan aqiqah di aqiqahcatering.com, ternyata responnya cepat dan pelayanannya benar-benar memuaskan

sumi, kalibata, jakarta selatan

Saya sudah 2 kali pesan. Kemarin saya sudah pesan lagi dan bisa membantu menyalurkan ke yayasan jihadul mukhlisin.

Ibu Akbar, Serpong City Paradise


saya merasa terbantu sekali oleh aqiqahcatering.com, ketika saya butuh daging kambing untuk catering saya, aqiqah catering mau bekerjasama, terima kasih aqiqahcatering.com

nasik, bogor

Alhamdulillah, terima kasih atas bantuannya. Semoga Aqiqahcatering.com barokah

Febri, Bintaro

Allhamdulilah aqiqah anak saya lancar berkat bantuan dari aqiqahcatering.com. terima kasih aqiqahcatering.com

Bpk. Rizal Ariefianto, Bukit

terima kasih aqiqahcatering.com, kepercayaan saya dibalas dengan pelayanan yang memuaskan dan masakannya juga sesuai dengan selera 

Bpk. Ananda, Bintaro

Pelayanannya tidak mengecewakan dan pesanan sy diantar tepat waktu. thank's aqiqahcatering.com

Bpk. Mohamad Fauzi, Taman Palem Residence, Ciputat

Sate dan gulainya mantap dan pelayanannya juga mantap, terima kasih Aqiqahcatering.com atas saran & bantuannya.

Bpk. Rahman Ali, BSD
Statistik Pengunjung
Hubungi Kami